PERKEMBANGAN MASA PRANATAL DAN NATAL

Posted: Juni 14, 2013 in Psikologi Perkembangan

PERKEMBANGAN MASA PRANATAL DAN NATAL

 

PERKEMBANGAN MASA PRANATAL

Perkembangan masa pranatal dibagi menjadi tiga :

• Periode germinal

Periode awal yaitu periode perkembangan pranatal yang berlangsung pada 2 minggu pertama setelah pembuahan, meliputi : penciptaan zigot, pemecahan sel dan melekatnya zigot ke dinding kandungan

• Periode embrio

Terjadi dari 2 minggu hingga 8 minggu setelah pembuahan, jumlah sel meningkat dan organ-organ mulai tampak. Sistem dukungan terbentuk : ari-ari dan tali pusar

• Periode fetal

Mulai 2 bulan setelah pembuahan dan pada umumnya berlangsung selama 7-9 bulan

Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pranatal

• Penyakit dan kondisi ibu

Penyakit atau infeksi yang terjadi pada ibu hamil dapat mengakibatkan kelainan. Rubella (campak jerman) adalah penyakit ibu yang dapat merusak perkembangan pranatal : bayi meninggal atau lahir cacat –> keterbelakangan mental, buta, tuli

• Herpes alat kemaluan

Bayi yang lahir terkena virus ini ketika keluar melalui saluran kelahiran, akibat : bayi meninggal atau bayi hidup mengalami kerusakan otak

• AIDS

Ada tiga cara seorang ibu yang menderita AIDS dapat menginfeksi anaknya :

Selama hamil melalui ari-ari, selama melahirkan melalui kontak dengan darah atau cairan ibu, setelah melahirkan melalui susu

• Usia ibu

Usia ibu dianggap sebagai faktor yang mungkin membahayakan bagi janin dan bayi. Ada dua periode yang perlu diperhatikan :

Masa remaja

Angka kematian bayi yang dilahirkan remaja dua kali lebih banyak dibandingkan dengan bayi yang dilahirkan ibu pada usia 20 tahunan, hal ini mungkin terjadi karena ketidakmatangan sistem reproduksi, gizi buruk, kurang perawatan pranatal dan rendahnya status sosial ekonomi

Usia 30 tahun keatas

Semakin banyak wanita yang berkarier dan menunda usia pernikahan, resiko pada bayi : keterbelakangan mental

Gizi

Jumlah total kalori, protein, mineral dan vitamin. Ibu dengan gizi buruk cenderung memiliki anak dengan berat badan rendah, kurang aktif, prematur atau meninggal

Minum-minuman keras

Sidrom alkohol janin (fetal alcohol syndrome) : kecacatan wajah, tungkai dan lengan, IQ dibawah rata-rata, keterbelakangan mental

Keadaan dan ketegangan emosi

Ibu hamil yang mengalami ketakutan, kecemasan dan emosi lain yang mendalam meningkatkan produksi hormon andrenalin yang akan menghambat aliran darah ke daerah kandungan dan membuat janin kekurangan udara. Ketegangan emosi ibu yang terjadi pada saat persalinan akan membuat kontraksi tidak teratur yang dapat menyebabkan ketidakteraturan pasokan oksigen ke bayi.

Obat-obatan

Memakan obat-obatan yang salah pada waktu yang salah akan merusak anak secara fisik : sejumlah bayi lahir cacat

Rokok

Menghisap rokok dapat berdampak buruk bagi perkembangan janin : kematian, perkembangan bahasa dan kognitif yang buruk, masalah pernafasan dan kematian bayi yang tiba-tiba

Konsumsi mariyuna dan obat-obatan terlarang

Bayi lahir memperlihatkan karakteristik : gemetar, mudah sakit, gangguan tidur, dan rusaknya kendali gerak

Bahaya lingkungan

radiasi, zat kimia, dan resiko lain di dalam dunia industri modren dapat membahayakan janin. Radiasi sinar X, limbah : merkuri dan timbal.

Toxoplasmosis

Suatu infeksi yang dapat menyebabkan gejala flu atau penyakit yang tidak jelas pada ibu hamil yang menyebabkan kerusakan mata, otak dan lahir prematur

MASA NATAL

•Tahap kelahiran

Terjadi dalam tiga tahap

Tahap pertama, konstraksi semakin sering. Pada akhir tahap pertama kontraksi akan memperlebar leher rahim sekitar 4 cm sehingga bayi bergerak dari peranakan ke saluran lahir

Tahap kedua, kepala bayi mulai bergerak melalui leher rahim dan saluran kelahiran, tahap berakhir ketika bayi benar-benar keluar dari tubuh ibu

Tahap ketiga(setelah kelahiran), pada waktu ini ari-ari, tali pusar dan selaput lain dilepaskan dan dibuang

Tahap kelahiran

•Komplikasi melahirkan

•Melahirkan terlalu cepat (usia kandungan kurang dari 9 bulan)

•Sungsang

•Pembedahan cesar

•Pembedahan dengan alat bantu : tang atau vakum

•Penggunaan obat untuk mempercepat proses melahirkan

•Ukuran kesehatan dan respon bayi baru lahir

Skala APGAR adalah metode yang digunakan untuk mengukur kesehatan bayi yang baru lahir pada 1 dan 5 menit setelah bayi dilahirkan. Skala ini mengevaluasi angka appearance, pulse, grimace, activity, refleks

•Bayi yang beresiko tinggi

Bayi prematur : bayi lahir sebelum 38 minggu setelah pembuahan

Bayi lahir dengan berat badan rendah : bayi lahir setelah periode kehamilan normal, berat kurang dari 2,5 kg

PERIODE PASCA MELAHIRKAN

•Penyesuaian fisik

Tubuh ibu melakukan penyesuaian fisik pada hari dan minggu pertama setelah kelahiran, kelelahan dapat mengganggu ibu dalam menghadapi bayi

•Penyesuaian psikologis

Naik turunnya emosi lazim bayi ibu yang baru melahirkan karena ibu mengalami perubahan hormon, kelelahan, kurang pengalaman dalam menghadapi bayi.

Bagi sebagian ibu, kondisi ini hilang dalam beberapa minggu. Ada sebagian ibu yang lain mengalami dalam waktu yang cukup lama dan menghasilkan perasaan cemas dan depresi

 

 

Daftar Pustaka

•Santrock.J.W.2000. Perkembangan Rentang Kehidupan. Jilid 1. Jakarta : Penerbit Erlangga

•Monks.F.J.; Knoers.A.M.P. dan Haditono.S.R. 1992. Psikologi Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s