APGAR

Posted: Juni 13, 2013 in Psikologi Perkembangan

PENDAHULUAN

  1. LATAR BELAKANG

Belakangan ini banyak orang-orang yang hamil di usia muda, namun tidak sedikit yang juga hamil di usia tua. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang melahirkan atau dipaksa oleh keadaan. Padahal jika hamil pada usia yang tepat, kualitas kelahiran juga akan memuaskan. Kecuali jika saat mengandung sang ibu kurang memperhatikan sang jabang bayi.

Ketika bayi dilahirkan kita dapat langsung melakukan penilaian keadaan umum bayi setelah dilahirkan. Dengan cara melakukan penilaian APGAR yaitu Activity (Aktifitas), Pulse (Nadi), Grimace (Mimik), Appearance (Tampilan kasat mata) dan Respiration (Pernapasan). Sehingga kita bisa mengetahui apakah bayi tersebut normal atau tidak.

  1. RUMUSAN MASALAH
    1. Pada usia berapakah seorang wanita ideal untuk hamil dan melahirkan? Jelaskan alasannya!
    2. Apakah yang dimaksud dengan tes APGAR?
  1. TUJUAN PEMBUATAN MAKALAH
    1. Dapat mengetahui usia ideal wanita untuk hamil dan melahirkan.
    2. Dapat mengetahui keterangan yang lebih luas mengenai tes APGAR.

PEMBAHASAN

Usia yang ideal untuk wanita hamil dan melahirkan berkisar antara 22-25 tahun. Karena pada usia tersebut biasanya seorang wanita sudah mulai dewasa secara fisik, matang sistem reproduksinya dan juga mentalnya. Sehingga mereka sudah siap untuk kehidupan kedua di dalam tubuhnya. Secara psikologis juga sudah mampu untuk menghadapi tekanan-tekanan yang akan menjadi gangguan untuk diri sendiri dan juga bayinya saat mengandung. Dan yang paling penting wanita pada umur sekian sudah memiliki naluri kasih sayang serta tahu apa yang baik dan tidak baik ketika sedang mengandung.

APGAR SCORE

Merupakan pemeriksaan pertama yang dilakukan kepada bayi yang baru lahir (masih di ruang bersalin). Pemeriksaan ini secara cepat akan mengevaluasi keadaan fisik dari bayi yang baru lahir dan sekaligus mengenali adanya tanda-tanda darurat yang memerlukan dilakukannya tindakan segera terhadap bayi baru lahir. Apgar skor mulai berkembang sejak tahun 1952 oleh seorang dokter anastasi (bius) bernama Virginia Apgar. Dan APGAR sendiri merupakan gabungan kata Activity (Aktifitas), Pulse (Nadi), Grimace (Mimik), Appearance (Tampilan kasat mata) dan Respiration (Pernapasan). Dimana kelima hal tersebut merupakan faktor yang dinilai pada bayi baru lahir.

Lima hal yang menjadi parameter penilaian kondisi bayi baru lahir, diberikan skor 0-2 dimana 2 merupakan skor tertinggi:

  1. Aktifitas otot
  2. Denyut jantung
  3. Ekspresi/mimik
  4. Tampilan (warna kulit)
  5. Pernapasan (frekuensi napas dan usaha bernapas)

Dokter atau perawat bayi akan menjumlahkan kelima hasil penilaian di atas, untuk mendapatkan total APGAZR score. Skor yang diberikan antara 0-10 dengan skor tertinggi 10. Dari hasil penilaian tersebut dapat diketahui apakah bayi normal (vigorous baby = nilai Apgar 7-10), asfiksia sedang-ringan (nilai Apgar 4-6), atau bayi menderita asfiksia berat (nilai Apgar 0-3).

Penilaian APGAR

Tanda APGAR

2

1

0

Aktivitas otot

Aktif (Pergerakan spontan)

Lengan dan kaki menekuk dengan sedikit pergerakan

Tidak ada gerakan sama sekali

Denyut jantung

Normal (diatas 100/menit)

Di bawah 100/menit

Tidak ada

Mimik

Menarik diri, batuk oleh karena ada rangsangan

Perubahan mimik hanya ketika dirangsang

Tidak ada respon terhadap rangsangan

Tampilan

Warna kulit normal, merata di seluruh tubuh

Warna kulit normal, kaki dan tangan pucat

Warna pucat atau kebiruan di seluruh tubuh

Pernapasan

Normal, tanpa ada usaha berlebih, menangis kuat

Pelan, tidak teratur, menangis lemah

Tidak bernapas

 

Tujuan APGAR

Bayi dengan hasil total 7 atau lebih pada menit pertama setelah lahir, secara umum berada pada keadaan sehat. Bukan berarti skor yang rendah menunjukan bahwa bayi tersebut tidak normal atau tidak sehat. Hasil yang rendah pada penilaian itu, menunjukan bahwa bayi membutuhkan tindakan yang sifatnya segera, seperti menyedot/mengeluarkan cairan dari saluran pernapasan atau pemberian oksigen untuk membantu pernapasan. Tindakan yang dimaksudkan dapat memberikan perbaikan keadaan bayi secara umum.

Pada menit ke-5 setelah lahir, penilaian kembali dilakukan, dan jika nilai bayi tidak naik hingga 7 atau lebih dan berdasarkan pertimbangan lainnya dari keadaan bayi maka dokter dan perawat akan melanjutkan tindakan medis yang perlu dilakukan dan pemantauan intensif. Beberapa bayi yang lahir dengan masalah pada organ jantung dan paru-paru akan membutuhkan tindakan medis lanjutan, sedangkan yang lain hanya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan luar. Kebanyakan bayi baru lahir dengan nilai APGAR di bawah 7, akan baik-baik saja.

Hal yang penting bagi orang tua yang baru memiliki bayi untuk mengetahui penilaian APGAR. Penilaian ini dibuat untuk menolong tenaga kesehatan dalam mengkaji kondisi secara umum bayi baru lahir dan memutuskan untuk melakukan tindakan darurat atau tidak. Penilaian ini bukan ditujukan sebagai prediksi terhadap kesehatan bayi atau perilaku bayi, bahkan status intelegensial/kepandaian. Beberapa bayi dapat mencapai angka 10 dan tidak jarang bayi yang sehat memiliki skor yang lebih rendah dari biasanya, terutama pada menit pertama saat baru lahir.

Perlu diingat bahwa skor APGAR agak rendah (terutama pada menit pertama) adalah normal bagi beberapa bayi baru lahir. Terutama bayi yang lahir dari ibu hamil dengan resiko tinggi, lahir melalui operasi cesar, atau ibu yang memiliki komplikasi selam kehamilan maupun proses persalinan. Skor APGAR yang rendah juga bisa terjadi pada bayi prematur dimana kemampuan untuk menggerakan otot/alat gerak lebih rendah dari pada bayi cukup bulan. Bayi prematur dalam kasus apapun akan memerlukan pemantauan ekstra dan bantuan pernapasan dikarenakan paru-paru belum sempurna.

 

KESIMPULAN

Usia kehamilan akan mempengaruhi proses kelahiran bayi, semakin tepat usia kehamilan semakin tinggi kesempatan bayi lahir dengan normal.

Dengan penilaian APGAR kita bisa mengetahui tindakan apa yang dilakukan untuk bayi yang baru lahir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s