Observasi lapangan (SD N)

Posted: Juni 8, 2013 in Tugas kuliah

TUGAS OBSERVASI
KESULITAN BELAJAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI PUREN

Disusun oleh :
Muhammad Arief B W (08081061)
Arif Suryawan (10081108)
Made Yukta S (11081060)
Yenni Eka Susanti (11081109)
Leny Luthfiana (11081061)

Kelas Reguler Malam
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS MERCUBUANA
YOGYAKARTA
2013

IDENTITAS SEKOLAH
Nama : SD Negeri Puren
Alamat : Jln Tantular 93 Pringwulung Condongcatur Depok Sleman Yogyakarta
Waktu : Selasa, 21 Mei 2013

TOPIK OBSERVASI
Kesulitan Belajar

JUDUL OBSERVASI
Mengamati dan mengetahui kesulitan belajar siswa kelas IV pada saat proses belajar mengajar berlangsung

TEORI TERKAIT
 The United States Office of Education (USOE) menyatakan bahwa kesulitan belajar adalah suatu gangguan dalam satu atau lebih dari proses psikologis dasar yang mencakup pemahaman dan penggunaan bahasa ajaran atau tulisan.
 The National Joint Commite for Learning Dissabilites (NJCLD) menyatakan bahwa kesulitan belajar menunjuk kepada suatu kelompok kesulitan yang didefenisikan dalam bentuk kesulitan nyata dalam kematian dan penggunaan kemampuan pendengaran, bercakap-cakap, membaca, menulis, menalar atau kemampuan dalam bidang studi biologi
 Sedangkan menurut Sunarta (1985 : 7) menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kesulitan belajar adalah kesulitan yag dialami oleh siswa-siswi dalam kegiatan belajarnya, sehingga berakibat prestasi belajarnya rendah dan perubahan tingkahlaku yang terjadi tidak sesuai dengan partisipasi yang diperoleh sebagaimana teman-teman kelasnya.

LANDASAN TEORI
 Berdasarkan pendapat di atas dapat dipahami bahwa kesulitan belajar adalah suatu keadaan dalam proses belajar mengajar dimana anak didik tidak dapat belajar sebagaimana mestinya.
 Kesulitan belajar pada dasarnya adalah suatu gejala yang nampak dalam berbagai manivestasi tingkah laku, baik secara langsung maupun tidak langsung.

FAKTOR PENYEBAB
Faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar adalah (a). Faktor internal yaitu faktor yang datang dari dalam diri sendiri, (b). Faktor eksternal yaitu faktor yang datang dari luar diri seorang. (Koestoer PartoWisastro, Pengajaran Remedial (Jakarta: Rineka Cipta, 1998), 11)

1. Faktor Internal
Faktor internal faktor internal adalah faktor yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri, yang dapat dibedakan atas beberapa faktor yaitu intelegensi, minat, bakat, dan kepribadian.

a. Faktor Intelegensi
Intlegensi ini dapat mempengaruhi kesulitan belajar seorang anak. Keberhasilan belajar serang anak ditentukan dari tinggi rendahnya tingkat kecerdasan yang dimilikinya, dimana seorang anak yang memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi cendrung akan lebih berhasil dalam belajarnya dibandingkan dengan anak yang intelegensinya rendah.
b. Faktor Minat
Faktor minat dalam belajar sangat penting. Hasil belajar akan lebih optimal bila disertai dengan minat. Dengan adanya minat mendorong kearah keberhasialan, anak yang berminat terhadap suatu pelajaran akan lebih mudah untuk mempelajarinya dan sebaliknya anak yang kurang berminat akan mengalami kesulitan dalam belajarnya.
Dari pendapat tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa minat sangat diperlukan dalam belajar, karena minat itu sendiri sebagai pendorong dalam belajar dan sebaliknya anak yang kurang bermitat terhadap belajarnya akan cenderung mengalami kesulitan dalam belajarnya.
c. Faktor Bakat
Bakat ini dapat menyebabkan kesulitan belajar, jika bakat ini kurang mendapatkan perhatian. Hal ini sesuai dengan pendapat yang menjelaskan bahwa: bakat setiap orang berbeda-beda, orang tua kadang-kadang tidak memperhatikan faktor bakat ini(Singgih Gunarsa, Psikologi Keluarga (Jakarta : PT. Bina Rena Pertama, 1992), 13.). Anak sering diarahkan sesuai dengan kemauan orang tuanya, akibatnya bagi anak merupakan sesuatu beban, tekanan dan nilai-nilai yang ditetapkan oleh anak buruk serta tidak ada kemauan lagi untuk belajar.
Dari pendapat tersebut, dapat dijelaskan bahwa adanya pemaksaan dari orang tua di dalam mengarahkan anak yang tidak sesuai dengan bakatnya dapat membebani anak, memunculkan nilai-nilai yang kurang baik, bahkan dirasakan menjadi tekanan bagi anak yang akhirnya akan berakibat kurang baik terhadap belajar anak di sekolah.
d. Faktor Kepribadian
Faktor kepribadian dapat menyebabkan kesulitan belajar, jika tidak memperhatikan fase-fase perkembangan (kepribadian) seseorang. Hal ini sebagaimana pendapatmenjelaskan bahwa: fase perkembangan kepribadian seseorang tidak selalu sama (Ngalim Purwanto, Psikologi Pendidikan (Jakarta : Rineka Cipta, 1992), 13). Fase pembentuk kepribadian ada beberapa fase yang harus dilalui. Seorang anak yang belum mencapai suatu fase tertentu akan mengalami kesulitan dalam berbagai hal termasuk dalam hal belajar.
Dari pendapat tersebut, menunjukkan bahwa tidak semua fase-fase perkembangan (keperibadian) ini akan berjalan dengan begitu saja tanpa menimbulkan masalah, malah ada fase tertentu yang menimbulkan berbagai persoalan termasuk dalam hal kesulitan dalam belajar.

2. Faktor eksternal
Faktor eksternal adalah merupakan faktor yang datang dari luar diri individu. Faktor eksternal ini dapat di bedakan menjadi tiga faktor yaitu 1). Faktor keluarga 2). Faktor sekolah 3). Faktor masyarakat.

a. Faktor Keluarga
Peranan orang tua (kelurga) sebagai tempat yang utama dan pertama didalam pembinaan dan pengembangan potensi anak-anaknya. Namun tidak semua orang tua mampu melaksanakanya dengan penuh tanggung jawab.
Beberapa hal yang dapat menimbulkan persoalan yang bersumber dari keluarga adalah seperti:
• sikap orang tua yag mengucilkan anaknya, tidak mepercayai, tidak adil dan tidak mau menerime anaknya secara wajar,
• broken home, perceraian, percekcokan,
• Didikan yang otoriter, terlalu lemah dan memanjakannya,
• Orang tua tidak mengetahui kemampuan anaknya, sifat kepribadian, minat, bakat, dan sebagainya

Ada beberapa aspek yang dapat menimbulkan masalah kesulitan belajar seorang anak yaitu:
• Didikan orang tua yang keliru,
• Suasana rumah yang kurang aman dan kurang harmonis,
• Keadaan ekonomi orang tua yang lemah

Dari kedua pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa yang dapat menimbulkan persoalan atau sumber permasalahan adalah sikap orang tua yang mengucilkan anaknya, tidak mempercayai, tidak adil dan tidak mau menerima anaknya secara wajar, broken home, perceraian, percekcokan dan orang tua yang tidak tau kemampuan anaknya.

b. Faktor Lingkungan Sekolah
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal setelah keluarga dapat menjadi masalah pada umumnya, dan khususnya masalah kesulitan belajar pada siswa. Hal ini sesuai dengan pendapat yang menyatakan bahwa:
Lingkungan sekolah dapat menjadikan faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar seperti:

1). Cara penyajian pelajaran kurang baik.
2). Hubungan guru dan murid kurang harmonis.
3). Hubungan antara burid dengan murid itu sendiri tidak baik
4). Bahan pelajaran yang disajikan tidak dimengerti siswa, dan
5). Alat-alat pelajaran yang tersedia kurang memadai(Ibid, 31.)

c. Faktor Lingkungan Masyarakat
Faktor lingkungan masyarakat sangat berperan di dalam pembentukan kepribadian anak, termasuk pula kemampuan/ pengetahuannya. Dimana lingkungan masyrakat yang memiliki kebiasaan-kebiasaan yang kurang baik, seperti: suka minum-minum minuman keras, penjudi dan sebagainya, dapat menghambat pembentukam kepribadiaan dan kemampuan, termasuk pula dalam proses belajar mengajar seorang anak.

Gejala atau Indikasi
Beberapa ciri tingkah laku yang merupakan gejala kesulitan belajar, antara lain:
 Menunjukkan hasil belajar yang rendah di bawah rata-rata nilai yang dicapai oleh kelompoknya atau di bawah potensi yang dimilikinya.
 Hasil yang dicapai tidak seimbang dengan usaha yang telah dilakukan.
 Lambat dalam melakukan tugas-tugas dalam belajar.
 Menunjukkan sikap yang kurang wajar, seperti acuh tak acuh, menentang, berpura-pura, dusta dan sebagainya.
 Menunjukkan tingkah laku yang berlainan, seperti tidak mengerjakan PR, mengasingkan diri, tidak mau bekerja sama dan sebagainya.
 Menunjukkan gejala emosional yang kurang wajar seperti pemurung, mudah tersinggung, pemarah, tidak/kurang gembira dalam menghadapi situasi tertentu.

Batasan Observasi
1. Batasan Subyek (observee)
 Judul : Mengamati dan mengetahui kesulitan belajar siswa kelas IV pada saat proses belajar mengajar berlangsung
 Siswa Kelas 4 SD N Puren
2. Batasan Wilayah
 Tempat : SD N Puren, Pringwulung Condong Catur
 Wilayah : Ruang kelas IV SD N Puren
3. Batasan Waktu
 Tanggal = 21 Mei 2013
 Waktu observasi = 5 jam 15 menit (07.00-12.15)
 Dibagi mjd 5x amatan
 Waktu peramatan 60 menit
 Jeda amatan = 15 menit
 Rincian waktu observasi =
Amatan I = 07.00 – 08.00
Amatan II = 08.00 – 09.00
Amatan III = 09.00 – 10.00
Amatan IV = 10.15 – 11.15
Amatan V = 11.15 – 12.15

Jenis Observasi
 Overt
Sunyek tahu bahwa mereka sedang diobservasi
 Non Partisipan
Tidak tejun langsung dalam kegiatan
 Alami
Subyek bertingkah seperti biasanya

Hasil Observasi
Indikator A B C D E F G H I J
Hasil belajar di bawah rata-rata X X X V X X V X X X
Hasil belajar sesuai dengan usaha V V X V V V X V V X
Lambat dalam mengerjakan tugas X X X V V X V X X V
Bersikap acuh tak acuh X X V X X V V X X X
Tidak mau bekerja sama X X V X X V V X X X
Bersikap menentang X X X V X X X X X X
Emosionalitas yang kurang wajar X X X V X X V X X X
Mengasingkan diri X X X X X X V X X X

Kesimpulan
 Dari hasil observasi di lapangan, 1 dari 10 siswa kelas IV SD N Puren mengalami kesulitan belajar.
 Beberapa faktor yang terlihat mempengaruhi kesulitan siswa belajar di kelas adalah
 Faktor internal
Tingkat intelegensi yang di bawah rata-rata
Minat dan bakat yang belum muncul
Secara kepribadian lebih tertutup dan kurang komunikasi dengan orang lain
Adanya keterbatasan kemampuan dalam menerima materi dari guru
 Faktor eksternal siswa
Suasana ruang kelas yang kurang kondusif (gaduh)
Guru menjelaskan pelajaran terlalu cepat
 Akan tetapi secara umum siswa mampu belajar dengan baik atau tidak mengalami kesulitan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s